Hallo sobat pejuang, pada kali ini admin ingin berbagi sedikit pengetahuan mengenai Prinsip Kerja CD R, DVD R, dan Hardisk. Tentunya sudah tidak asing lagi kita dengar dan lihat dengan Harddrive tersebut, lalu bagaimana cara kerjanya ? Mari simak sedikit penjelasan dibawah ini. • Prinsip Kerja CD R : Pada CD data tersusun secara spiral yang ditulis/dibaca dengan mengombinasikan gerak linear dalam arah radial dari laser head dan gerakan rotasi dari disk.Pada saat pembacaan data, sinar laser pembacaan diarahkan ke disk. Pada disk terdapat daerah yang memantulkan sinar laser dengan intensitas yang cukup tinggi dan juga daerah yang memantulkan sinar laser dengan intensitas yang tidak begitu tinggi.Intensitas sinar laser yang tinggi atau rendah ini diterima oleh reseptor optic dan diinterpretasikan sebagai data biner 1 atau 0 yang kemudian diolah lebih lanjut. • Prinsip Kerja DVD R : Prinsip kerja DVD relative hampir sama dengan CD. Data diukir pada permukaan kepingan yang membentuk pit (alur) tertentu dan dapat dibaca dengan menggunakan tembakan sinar laser. Ukuran pit pada DVD lebih sempit dari pada pit pada CD sehingga DVD mampu menyimpan data lebih banyak dibandingkan CD. Panjang minimum pit pada CD ialah 0,834 – 0,97 mikrometer, sedangkan pada DVD 0,4 mikrometer. Sementara, jarak antar pit pada CD 1,6 mikrometer, sedangkan pada DVD 0,74 mikrometer. (Hardisk : Alat penyimpanan untuk semua data di computer dalam jangka lama.) • Prinsip kerja Hardisk: 1.Dilakukan pengaksesan terhadap harddisk untuk melihat dan menentukan di lokasi sebelah mana informasi yang dibutuhkan ada di dalam ruang harddisk. 2.Pada proses ini, aplikasi yang kita jalankan, Sistem operasi, sistem BIOS, dan juga driver-driver khusus (tergantung pada aplikasi yang kita jalankan) bekerja bersama-sama, untuk menentukan bagian mana dari harddisk yang harus dibaca. 3.Harddisk akan bekerja dan memberikan informasi di mana data/informasi yang dibutuhkan tersedia, sampai kemudian menyatakan, “Informasi yang ada di track sekian sector sekianlah yang kita butuhkan.” Nah pola penyajian informasi yang diberikan oleh harddisk sendiri biasanya mengikuti pola geometris. 4.Yang dimaksud dengan pola geometris di sini adalah sebuah pola penyajian informasi yang menggunakan istilah silinder, track, dan sector. Ketika informasi ditemukan, akan ada permintaan supaya mengirimkan informasi tersebut melalui interface harddisk untuk memberikan alamat yang tepat (sector berapa, track berapa, silinder mana) dan setelah itu informasi/data pada sector tersebut siap dibaca. 5.Pengendali program yang ada pada harddisk akan mengecek untuk memastikan apakah informasi yang diminta sudah tersedia pada internal buffer yang dimiliki oleh harddisk (biasanya disebut cache atau buffer). 6.Bila sudah oke, pengendali ini akan menyuplai informasi tersebut secara langsung, tanpa harus melihat lagi kepermukaan pelat itu karena seluruh informasi yang dibutuhkan sudah dihidangkan di dalam buffer. 7.Dalam banyak kejadian, harddisk pada umumnya tetap berputar ketika proses di atas berlangsung. Namun adakalanya juga tidak, lantaran manajemen power pada harddisk memerintahkan kepada disk untuk tidak berputar dalam rangka penghematan energi. Papan pengendali yang ada di dalam harddisk menerjemahkan instruksi tentang alamat data yang diminta dan selama proses itu berlangsung, ia akan senantiasa siaga untuk memastikan pada silinder dan track mana informasi yang dibutuhkan itu tersimpan. 8.Nah, papan pengendali ini pula yang kemudian meminta actuator untuk menggerakkan head menuju kelokasi yang dimaksud. Ketika head sudah berada pada lokasi yang tepat, pengendali akan mengaktifkan head tersebut untuk melakukan proses pembacaan. Mulailah head membaca track demi track untuk mencari sektor yang diminta. Proses inilah yang memakan waktu, sampai kemudian head menemukan sektor yang tepat dan kemudian siap membacakan data/informasi yang terkandung di dalamnya. 9.Papan pengendali akan mengkoordinasikan aliran informasi dari harddisk menuju keruang simpan sementara (buffer, cache). Informasi ini kemudian dikirimkan melalui interface harddisk menuju system memori utama untuk kemudian dieksekusi sesuai dengan aplikasi atau perintah yang kita jalankan. Seperti itulah kira-kira cara kerjanya. Semoga sobat paham ya In Sya Allah hehehe, mohon maaf apabila ada kekurangan bagi sobat yang lebih memahaminya dapat dijelaskan pada kolom komentar terimakasih. Demikian dari admin sampai bertemu pada pengetahuan berikutnya. #SalamPejuang

Post a Comment

- Selagi bisa di jawab maka akan segera di jawab secepat mungkin
- gunakan bahasa yang sopan
- anda sopan saya segan

Lebih baru Lebih lama